DIY Cairkan Dana Bosda Rp3 Miliar

DIY Cairkan Dana Bosda Rp3 Miliar

YOGYAKARTA – Pemprov DIY telah mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) sebesar Rp3,044 miliar. Dana tersebut diperuntukkan bagi 765 sekolah di DIY, khususnya sekolah dengan jumlah siswa minim.

“ Alasan yang mendorong Pemprov DIY menggulirkan Bosda adalah untuk membantu sekolah dengan jumlah siswa kurang dari 20 orang. Seperti yang diketahui, pemberian BOS dari pemerintah pusat kepada sekolah berdasarkan perhitungan jumlah siswa yang lebih dari 20 siswa. Ini membuat sekolah yang memiliki jumlah siswa kecil,mengalami ancaman kekurangan dana selama setahun,” papar Manajer BOS DIY Singgih Raharja,kemarin.

Pencairan Bosda kali ini berdasarkanSuratPerintahPencairan Dana (SP2D) yang sudah keluar pada Senin (6/8) lalu.Sebagai wujud tindak lanjut surat tersebut, dana Bosda langsung ditransfer ke rekening bank milik sekolah masing-masing pada Selasa( 7/8) laluagardapatdimanfaatkan sekolah dan siswa.“Rekening yang digunakan sama saja dengan transfer rekening BOS selama ini,”ujar Kasie Data dan Teknologi Informasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY ini.

Menurut Singgih, sifat Bosda yang dikeluarkan dari APBD Pemprov DIY tersebut ini untuk melengkapi anggaran BOS. Besaran yang diberikan pun sama dengan besaran BOS dari pusat yakni Rp580.000 per siswa per tahun untuk siswa SD dan Rp710 per siswa per tahun untuk siswa SMP. “Dana ini akan dimanfaatkan 765 sekolah atau 5.211 siswa. Dana ini mayoritas tersedot di jenjang pendidikan SD,yakni sekitar Rp2,924miliar, sedangkan SMP Rp119 juta. Hal ini dikarenakan jumlah siswa SD relatif lebih banyak daripada siswa SMP,”ungkap Singgih.

Ditambahkan Singgih,sekolah- sekolah penerima Bosda diharapkan memastikan apakah dana sudah masuk rekening sekolah atau belum. Untuk pemanfaatanBosdaini,katadia, bisa dipergunakan sekolah untuk memenuhi kebutuhan operasional yang tidak mampu dipenuhuiBOS.Misalnya,untuk biaya gaji dari guru tidak tetap (GTT) yang selama ini baru bisa dipenuhi sebagian oleh BOS. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji menuturkan, semua sekolah jenjang SD dan SMP di DIY wajib membebaskan20% biaya pendidikan.

Pembebasan biaya tersebut diperuntukkanbagisiswa miskinatau siswa pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) untuk Kota Yogyakarta. ”Salah satu kegunaan BOS dan BOSDA ialah menutupi pembebasan biaya pendidikan dari siswa yang kurang mampu tersebut,”ujarnya. _ ratih keswara

 

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s